Minggu, 20 November 2016

Pondok Sandal Jodoh yang Membuat Wisatawan Kepincut. Seperti Apa?

 WISATA - Terlihat ribuan sendal bergantungan.

BENGKULU - Tempat wisata satu ini tampak terlihat agak anah, tapi tempat ini dapat menjadi destinisa wisata yang unik yang terletak di Tapak Paderi kota Bengkulu. Ribuan bahkan jutaan sendal digantungkan saling berjodohan.

(Kamis,17/11/2016). Tampak wisatawan sedang asyik berfoto-foto untuk mengabadikan tempat wisata unik tersebut. Tempat yang dibuat oleh pemerintah kota Bengkulu ini menjadi pusat perhatian para wisatawan dalam negeri maupun wisatawan luar negeri.

Bila ide kratif ini sudah muncul dari dulu mungkin masalah sampah di pantai kota Bengkulu dapat terselesaikan, sampah yang identik barang tak berguna bisa dimanfaatkan untuk menarik wisatawan, sungguh menabjubkan.

Aksi protes warga dengan menanam pisang dijalan

POHON PISANG - Terlihat pohon pisang yang tertanam
dipinggir jalan.

BENGKULU
- Kondisi jalanan dalam kota Bengkulu yang saat ini banyak berlubang diprotes warga dengan menanam pohon pisang di atas aspal jalan. Beberapa ruas jalan bahkan mengganggu para pelintas. Salah satunya di jalan protokol Pangeran Natadirja dekat dengan rumah dinas Wakil Gubernur Bengkulu. Kelurahan Jalan Gedang, Kecamatan Gading Cempaka, Bengkulu, warga sengaja menancapkan pohon pisang di atas aspal jalan karena sudah sangat lama lubang jalan itu tidak ditutupi. Sudah banyak korban, bahkan ada yang meninggal dunia di sini, Selasa (15/11/2016).

Warga berharap pemerintah Provinsi Bengkulu segera melakukan perbaikan, sebab sebagai jalan utama ini sering dilintasi para pejabat setingkat gubernur, kapolda hingga tamu negara yang berkunjung ke Bengkulu. Selain menanam pisang, warga juga membuat rambu jalan sendiri menggunakan kertas bekas kardus minuman mineral. Sebab pada putaran dan tikungan jalan, tidak diberikan rambu yang seharusnya bisa digunakan pengguna jalan sebagai petunjuk.


Jalanan ini harus sangat diperhatikan oleh pemerintah kota Bengkulu sebab jalanan itu adalah jalan lintas kota Bengkulu.

Pemenang Dekan Cup sepakbola Fakultas Pertanian Universitas Bengkulu

GEMBIRA - Tampak kegembiraan pemenang
                   dekan cup fakultas pertanian


BENGKULU - Kegembiraan terlihat diwajah pemain HIMATIN team A yang berhasil menjuarai
Laga final antara HIMATIN team A berhadapan dengan HIMASYLVA team B ini berjalan dengan cukup baik. Kemenangan yang dimenangkan HIMATIN team A dengan skor 2-1 dapat membawa HIMATIN team A menjadi juara di Dekan Cup sepakbola Fakultas Pertanian Universitas Bengkulu.

(Rabu, 16/11/2016). Pertandingan yang diadakan dilapangan Stadion Universitas Bengkulu tersebut ramai dengan penonton dan sporter masing-masing tim, yang bertujuan untuk menyemangati tim yang mereka dukung.

Perebutan gelar juara di Fakultas Pertanian ini sangat berarti untuk HIMATIN, karena gelar itu bisa membawa nama baik jurusan kami. Ujar Ricky kapten tim yang bernomor punggung 10.
Berbekalkan skill dan kekompakan tim mereka bisa memenangkan turnamen tersebut dengan baik dan tetap sportif.


Kamis, 10 November 2016

Tugas 2 Dasar-dasar Jurnalistik Softnews dan Hardnews

Di susun oleh : Zola Rachmat Ilham Cyputra
NPM : D0C016027
Prodi : D3 Jurnalistik
Dosen Pembimbing : Andi Makhrian, S.Sos, M.Sc
UNIVERSITAS BENGKULU

Jembatan roboh mengganggu aktivitas warga

ROBOH : Tampak Jembatan Akses Diulu Talo Roboh.

ULU TALO
 – Kecamatan Ulu Talo, Kabupaten Seluma semakin terisolir saja. Pasalnya, kondisi jalan ke kecamatan itu yang kini rusak parah diperparah dengan putusnya jembatan di desa itu sekitar pukul 19.00 WIB kemarin (9/11). Yaitu jembatan yang menghubungkan dari Desa Argo Binangun menuju ke Desa Simpur Ijang dan Desa Mekar Jaya.Umur Jembatan Belly itu memang sudah tua dibangun sejak 1981. Selain itu, memang jembatan itu sudah jebol dan sudah bergeser dari posisinya.Musim penghujan dan jembatan rusak saat membuat dua desa, yakni Simpur Ijang dan Mekar Jaya di Kecamatan Ulu Talo saat ini terisolir. Tidak ada lagi penghubung atau jalan akses kedua desa selain jembatan tersebut. Aktivitas warga terhambat, diharapkan pemda seluma bisa cepat bertindak untuk menjalankan aktivitas warga berjalan dengan lancar. (Zla)

Tongkrongannya anak D3 Jurnalistik !

Softnews
BERSAMA : Terlihat rombongan anak D3 Jurnalistik sedang
                                                                              menyantap makanan.

BENGKULU -  Disiang hari ditengah terik matahari tampak rombongan anak D3 Jurnalistik lagi asyik menyantap makanan yang tersedia dirumah makan atau sering mereka sebut dengan warman ( warung rahman ), makanan yang menyediakan lauk khas Bengkulu tersebut terasa enak menjadi sarapan siang. Diselah-selah jam istirahat, mereka seringan menongkrong ditempat tersebut, sambil menenangkan pikiran yang jenuh ditengah padatnya proses belajar mengajar. Warung makan yang terletak di Jln.W.R Supratman ( gang budi teknik ) menjadi pusat tongkrongan anak-anak D3 Jurnalistik, terlebih juga anak kos-kosan di sekitar rumah makan tersebut.
Alasan rombongan tersebut menjadikan rumah makan warman sebagai tempat tongkrongan karena makanan nya yang enak dilidah terlebih juga tempat yang pas untuk menenangkan isi kepala sambil bermain gitar dan bernyanyi-nyanyi.(Zla)

Minggu, 06 November 2016

Tugas Dasar-dasar Jurnalistik Softnews dan Hardnews

Di susun oleh : Zola Rachmat Ilham Cyputra
NPM : D0C016027
Prodi : D3 Jurnalistik
Dosen Pembimbing : Andi Makhrian, S.Sos, M.Sc
UNIVERSITAS BENGKULU